Situs Berita Kuliner dan Restoran Terbaik

Russell Senggol Poin Penalti Verstappen Usai Rebut Pole GP Kanada 2025

Russell Senggol Poin Penalti Verstappen

Russell Senggol Poin Penalti Verstappen – Drama di lintasan Formula 1 kembali memanas. Setelah insiden kontroversial di GP Spanyol, Max Verstappen dan George Russell kembali bersaing ketat di GP Kanada 2025. Namun, kali ini, Russell berhasil merebut pole position, sementara Verstappen harus menghadapi risiko penalti yang mengancam masa depannya di ajang balap paling bergengsi di dunia.


Kualifikasi yang Menegangkan

Kualifikasi di Sirkuit Gilles Villeneuve berlangsung sengit spaceman slot. George Russell mencatatkan waktu tercepat dengan 1:10.899, mengungguli Max Verstappen yang berada di posisi kedua. Oscar Piastri melengkapi posisi tiga besar, sementara rookie Mercedes, Kimi Antonelli, tampil impresif dengan menempati posisi keempat. Namun, kualifikasi ini tidak hanya diwarnai oleh kecepatan, tetapi juga oleh ketegangan antara dua pembalap muda berbakat ini.


Insiden di GP Spanyol: Awal Ketegangan

Ketegangan antara Russell dan Verstappen bermula di GP Spanyol. Dalam balapan tersebut, Verstappen melakukan manuver agresif yang menyebabkan kontak fisik dengan Russell. Akibatnya, Verstappen di jatuhi penalti 10 detik dan tiga poin penalti pada lisensinya mahjong. Insiden ini memicu perdebatan sengit, dengan Russell menyebut tindakan Verstappen sebagai “tidak perlu” dan “buruk untuk contoh bagi pembalap muda”. Verstappen, di sisi lain, menganggap kritik tersebut sebagai “kekanak-kanakan” dan merasa tidak di hormati.


Verstappen di Ambang Larangan Balapan

Dengan tambahan tiga poin penalti di GP Spanyol, Verstappen kini mengumpulkan total 11 poin penalti. Menurut aturan FIA, seorang pembalap akan di kenakan larangan balapan jika mencapai 12 poin dalam 12 bulan. Artinya, Verstappen hanya membutuhkan satu poin lagi untuk menghadapi sanksi berat yang dapat mengancam gelar juaranya.


Reaksi Verstappen dan Russell Menjelang GP Kanada

Menjelang GP Kanada, Verstappen menunjukkan frustrasinya atas pertanyaan media yang terus-menerus menyoroti potensi larangan balapan dan poin penalti. Ia menyebut pertanyaan tersebut sebagai “kekanak-kanakan” dan “mengganggu”. Sementara itu, Russell, yang kini memimpin klasemen sementara, menanggapi dengan humor bonus new member, menyebut dirinya memiliki “poin penalti” di sisi positif. Namun, ia juga menekankan bahwa tidak ada pembalap yang ingin terlibat dalam insiden di lintasan.


Tantangan di Depan Mata

Dengan ketegangan yang meningkat, GP Kanada menjanjikan balapan yang penuh drama. Russell, yang tampil impresif sepanjang musim, bertekad untuk mempertahankan posisinya di puncak klasemen. Sementara itu, Verstappen harus berhati-hati agar tidak terlibat dalam insiden yang dapat menambah poin penalti dan mendekatkan dirinya pada larangan balapan. Kedua pembalap ini kini menjadi sorotan utama, dengan setiap langkah mereka di lintasan akan menentukan arah persaingan gelar juara dunia musim ini.

Baca juga: https://long-sutton-south-holland.pastandpresentrisby.co.uk/


GP Kanada 2025 bukan hanya tentang kecepatan dan strategi, tetapi juga tentang mentalitas dan kontrol diri. Dengan persaingan yang semakin ketat, setiap keputusan yang di ambil oleh Verstappen dan Russell akan memiliki dampak besar pada perjalanan mereka menuju gelar juara dunia. Saksikan bagaimana drama ini berkembang di Sirkuit Gilles Villeneuve, tempat di mana rivalitas mereka akan di uji kembali.


Exit mobile version